Makan Biskuit Campur Susu, Sehat Tidak? Ini Kata Ahli!
Makan biskuit cokelat sambil mencelupkannya dengan susu memang lebih enak. Banyak pengguna media sosial mengakuinya sehingga masih menjadi tren. Tetapi apakah hal ini menyehatkan atau justru membahayakan kesehatan?
Makan biskuit campur susu, sehat tidak? Itulah pertanyaan yang Anda pikirkan sebelum mencobanya.
Jika mengonsumsi biskuit sambil mencelupkannya dengan susu, cita rasanya akan lebih manis. Alhasil, rasanya bisa menjadi lebih enak.
Meski begitu, tidak sedikit yang mengklaim makan biskuit sambil mencampurkannya dengan susu justru tidak menyehatkan? Apakah klaim ini benar adanya atau justru sebaliknya?
Alasan Kenapa Makan Biskuit Campur Susu Enak
Jadi, mengapa banyak sekali yang menikmati biskuit sambil mencampurkannya dengan susu? Sekali lagi, banyak yang melakukannya karena rasa akan lebih nikmat.
Ternyata terdapat alasan ilmiah yang menjadi faktor fakta ini. Misalnya, jika Anda mencelupkan biskuit marie atau chocolate chips ke dalam susu, otomatis tekstur dan rasa akan berubah.
Pertama, biskuit umumnya mengandung tepung dan gula serta kaya akan mineral. Setiap bahan tersebut menyediakan gizi penting berupa karbohidrat sederhana, serat pangan, dan zat besi.
Sementara itu, susu biasanya mengandung protein, lemak, kalsium dan berbagai vitamin serta mineral lainnya.
Namun, rahasia terbesar di balik alasan rasa enak itu terdapat pada pengemulsi. Pengemulsi atau emulsifier adalah zat aditif juga terpakai dalam pembuatan biskuit. Zat tersebut juga dapat ditemukan dalam susu.
Jika biskuit dicelup pada susu, pengemulsi dari keduanya akan saling berinteraksi. Interaksi inilah yang akan melembutkan tekstur biskuit sambil menyeimbangkan rasanya, sehingga rasanya menjadi lebih creamy.
Contohnya, saat mencampurkan biskuit cokelat dengan susu, tekstur dari biskuit dan cokelat akan menjadi lembut.
Tidak hanya itu, rasa juga akan lebih tajam. Sehingga tidak mengherankan rasa manis menjadi semakin nikmat.
Makan Biskuit Campur Susu, Sehat Tidak?
Kemudian, bagaimana dengan klaim makan biskuit campur susu justru tidak menyehatkan?
Marya Haryono, SpGK, spesialis gizi klinik, menjawab pertanyaan tersebut melalui wawancara dengan DetikHealth. Menurutnya, hal ini tergantung pada jenis susu yang dikonsumsi.
Ia memaparkan terdapat jenis susu yang mengandung lemak jenuh tinggi. Apabila mencampurkannya dengan biskuit dan mengonsumsi secara berlebihan, lemak akan bertumpuk di tubuh.
Dalam hal ini, pencampuran biskuit dan susu masih mempertahankan protein dan karbohidrat. Tetapi vitamin, mineral, dan serat bisa saja menghilang. Normalnya dalam hal ini, rasa lapar akan terasa dalam dua jam.
Contohnya, apabila biskuit tercampur dengan susu kental manis, kandungan gula akan bertambah. Jika sering mengonsumsi dengan cara seperti ini, risiko diabetes dan obesitas akan meningkat.
Marya Haryono juga merekomendasikan makanan lain sebagai pendamping untuk melengkapi nutrisi yang kurang dari biskuit dan susu. Misalnya dengan mengurangi makanan dengan kandungan tepung.
Jadi, makan biskuit campur susu, sehat tidak? Jawabannya tergantung jenis susu dan seberapa sering mengonsumsinya. Misalnya, biskuit yang mengandung cokelat telah terkenal sebagai kombo sempurna dengan susu.
Ingin biskuit cokelat dengan kelezatan unik? UBM Chocolate Cream memiliki cita rasa manis dan gurih dalam setiap gigitannya. Nikmati beragam rasa yang kaya dari UBM Biscuits!
